Category Archives: Uncategorized

Sistem sentra pada pendidikan anak usia dini / TK

Ketika pertama kali trial di sekolah kakak Zia saat ini (TK Islam Embun Pagi), saya tidak tahu sebelumnya bahwa sistem belajar sudah mulai bervariasi. Tidak lagi monoton di satu kelas, yang hanya di handle 1 atau 2 guru yang sama setiap hari nya. Mengetahui sistem sentra digunakan di sekolah ini membuat saya makin tertarik untuk menyekolahkan kakak di sini.

Sistem sentra adalah sistem belajar yang tidak monoton di satu kelas saya, tetapi para murid akan berpindah kelas (moving class) setiap harinya sesuai jadwal yang telah di atur. Sistem sentra percaya bahwa dengan melibatkan anak secara alamaiah dalam kegiatan belajar mengajar akan mendorong anak-anak belajar lebih aktif dan bisa mengekspolari lebih dalam. Sistem sentra mengajak anak bermain dan belajar bersama guru yang berbeda setiap harinya sesuai sentra dan sistem ini menghargai setiap minat dan bakat anak dengan menyediakan aneka sistem belajar yang anak sukai

Ruang Sentra di sediakan dengan berbagai macam tema, sesuai dengan materi yang diajarkan di sekolah. Di TK Islam embun pagi, ada 8 sentra kelas yang di rolling setiap harinya selama 2 minggu, hari ke ke 5 (hari jumat) anak kembali ke home class masing-masing. 8 sentra ini masing2 menjadi home class bagi 8 kelas yang ada di TK embun Pagi, 1 nursery class, 4 K1 class, dan 3 K2 class.

Sentra yang tersedia antara lain:

1. Phisic Motoric center Di kelas ini, anak2 disediakan aneka permainan yang merangsang fisik dan motorik anak. Jadi ruangannya itu seperti play ground di mall sehingga unsur bermain tetap dominan disini

2. Information Technology (IT) center, di sentra ini anak2 diperkenalkan dengan komputer dan bagaimana cara menggunakannya. Yang dipelajari nya pun menarik, karna banyak games yang diperkenalkan.

3. Dramatic center, di sentra ini anak2 belajar aneka profesi sambil bermain peran. Proses belajar yang sangat menyenangkan, anak2 ikut memerankan aneka profesi yang sedang diperkenalkan. fasilitas yang memadai membuat anak-anak bisa merasakan apa saja yang dikerjakan oleh masing2 profesi

4. Pray center, sesuai dengan namanya sentra ibadah, disini anak2 belajar tentang sholat, hafalan surah, asmaul husna dan cerita2 islam lainnya

5. Readiness center, anak2 diperkenalkan dengan huruf dan angka untuk persiapan mereka belajar membaca dan menulis

6. Art and craft center, ketrampilan anak sangat diasah disini dengan aneka karya yang dibuat di kelas ini. suatu waktu mereka membuat pohon keluarga, kadang membuat topi, atau aneka karya lainnya.

7. Block center, di sentra ini disediakan balok-balok aneka bentuk. Anak2 diajarkan menyusun bentuk, bangunan, dan aneka kreasi lainnya dari balok yang disediakan.

8. Science center, biasanya guru2 akan melalukan percobaan2 atau melakukan demonstrasi ilmu pengetahuan yang disesuaikan dengan usia anak, sehingga anak2 bisa belajar tentang science secara naturan dan bukan melalui teori. menyenangkan bukan? Nah sekilas informasi yang bisa saya tulis mengenai sistem belajar sentra di taman kanak-kanak. Mudah2an bisa menjadi bahan pertimbangan buat teman2 yang mau mendaftarkan anaknya ke pendidikan anak usia dini

 

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | http://www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 | ~bunda yg punya penghasilan tambahan sambil online~

Advertisements

Honda New CRV, antara impian dan kerja cerdas

2 tahun lalu saat membayar uang pendaftaran yang jumlahnya bahkan lebih murah dari makanan siap saji, tidak pernah terbayangkan bisa membawa saya sampai di posisi ini. Berawal dari impian sederhana, ingin punya penghasilan 4-7juta/bulan agar bisa melancarakan saya untuk mengirim surat pengunduran diri ke HRD di tempat saya bekerja. Kesadaran saya sudah maksimal sejak pertama kali setuju menyerahkan KTP, keyakinan saya sudah mengendap di hati sejak awal bahwa bisnis ini bukan tipu-tipu dan bisa membawa saya menuju impian saya. Inilah law of attraction, impian yang begitu kuat yang tertanam didalam hati, yang saat sebelum tidur kupanjatkan doa, saat terlelap kuimpikan, saat bangun tidur selalu dibayang dan diusahakan dengan sepenuh hati.

CRV ika

Continue reading

Tangisan di pintu gerbang TK islam terpadu Embun Pagi

Sejak mulai mencari TK yg akan dimasuki kakak Zia di tahun ajaran ini, bunda dan ayah nya selalu melibatkan kakak saat mensurvey. Dengan harapan, ketika ia ikut memilih dapat membuatnya merasa percaya diri saat masuk ke sekolah tersebut. Pengalaman di play group kemarin, selama hampir 1 tahun ajaran, mba Nur, asisten rumah tangga yg jaga anak dirumahku, selalu masuk ke dalam kelas menemani si kakak.

Akhirnya setelah melihat beberapa sekolah, pilihan jatuh ke TK Islam Terpadu bernuansa Internasional Embun Pagi. Kakak pun juga sudah setuju untuk bersekolah disana. Bismillah… semoga tidak lagi seperti di play group kemarin. Dan mengapa akhinya memilih sekolah ini bisa di baca di tulisan ku sebelumnya.

Day 1

Akhirnya tiba juga hari pertama masuk sekolah. 3 hari pertama adalah masa orientasi. Murid baru diperkenankan ditemani orang tuanya sampai ke dalam sekolah. Benar saja ketakutan ku terjadi, si kakak mulai merengek dan menangis meminta untuk ditemani saat baris di halaman sekolah hingga masuk ke dalam kelas. Sampai menuju kelasnya, kakak tidak berhenti memegangi bunda, khawatir bunda meninggalkannya di kelas. Coba sekali aku tinggal keluar kelasnya, huaaaa nangis nya kenceng banget, jejeritan. hihihihi sampe malu diliatin semua orang. Baiklah… mungkin ini hari pertama, dan kakak belum percaya diri, masih beradaptasi dengan teman2 dan guru baru nya.

Sepulang sekolah aku mulai memberi kalimat positif tentang sekolahnya, dan betapa kakak hebat dan bisa sekolah tanpa ditemani bunda. Ini aku lakukan kurang lebih sebagai bentuk Hypno therapy. Sampai menjelang tidur di malam hari aku ga berhenti ngomongin betapa seru dan asiknya sekolah.  bla bla bla…. kayaknya si kakak bete banget sama bunda nya yg mendadak cerewet berat ngomongin sekolah. sampe dia tidur menjauh dari aku. hiks… bunda jadi mellow…. Oke… ga boleh kalah, besok kita coba lagi.

Day 2

Hari kedua di pagi hari, kakak mulai merengek bilang ga mau sekolah. di mobil aku tidak menanggapi ucapan kakak. aku hanya bilang bahwa aku ingin yg terbaik untuknya. Bunda memasukkan kakak ke sekolah yang bagus agar kakak pandai, jadi anak sholehah, pandai agama nya. Walaupun ga yakin kakak mengerti apa yang aku ucapkan, tapi aku terus saja bicara. tak terasa air mata meleleh… huaaaa langsung mewek deh… langsung hapus air mata, mulai semangat lagi. pokoknya hari kedua ini ga boleh kalah… Huffttt

Sesampai di sekolah, seperti dugaan, si kakak kembali tidak mau ditinggal. Terus merengek minta ditemanin. akhirnya kembali baris di hall sekolah sama bunda, dan masuk ke kelas ditemani bunda. waaah kalau begini terus bakalan susah nih, kayaknya memang harus dipaksa adaptasi. Miss Tania, guru kelas kakak bilang, dipaksa tinggal aja ya bu. Gapapa kan? percaya kan bun? Bismillah, percaya kok… Akhirnya dengan adegan tarik2an dan nangis histeris nya kakak, bunda keluar meninggalkan kelas

Bunda terus menghadap kedepan, jalan turun kebawah keluar kelas, dan duduk di depan pintu gerbang. wadoowww suara kakak kenceng juga yaaa, sampe dibawah tangisannya masih terdengar. 5 menit… aman…. 10 menit… aman.. 20 menit.. tiba2 kakak turun dari kelas bersama miss Tania. ternyata si kakak modus… ahahahha kata miss Tania, kakak mau ambil jilbab di bunda. benar saja, sampe di gerbang si kakak langsung menangis kejer… sambil menarik2 bunda nya. akhirnya, kakak diangkat sama pak satpam masuk lagi ke kelas. hihihihi berat boookkk 20 Kg…. bunda pasang tampak poker face, balik ke tempat duduk di depan gerbang. padahal dalam hati periiiih jendrallll….. ga tega euuuy

Saat bel pulang sekolah berbunyi, bunda ga sabar melihat reaksi kakak. Surprise, ternyata kakak ga marah sama bunda, walaupun terlihat sembab wajahnya, tapi sepertinya kakak cukup bisa mengontrol perasaannya. Walaupun selama perjalanan pulang kakak lebih banyak diam, tapi aku cukup senang dia mau menjawab apa yg aku tanya seputar kegiatannya di kelas tadi. Namun ketika di rumah kakak berulang kali bilang tidak mau sekolah. huaaaaa galau lagi deh bunda nya

Day 3

Oke, hari ketiga, hari terakhir masa orientasi. Bunda harus bisa lebih kuat menghadapi hari ini. Ga boleh lagi nungguin kakak sampai baris dan masuk kelas. Akhirnya bunda antar sampai masuk kedalam halaman sekolah lalu miss Tania menjemput. walaupun sempet ada adegan nangis dan tarik2an, tapi bunda mantap melangkah keluar gerbang dan melihat kakak menangis sambil dituntun miss Tania naik ke dalam kelas. Alhamdulillah sampai selesai jam sekolah kakak tidak muncul keluar kelas. Amaaaaannnnnn….

Saat pulang sekolah, kakak terlihat ceria. bercerita tentang kegiatannya, dan menunjukkan hasil karya lipatannya. Bersemangat cerita hasil karya nya mau dibawa pulang untuk adiknya. huaaa bunda senang… ketika bunda tanya apakah kakak happy or sad? dia mantap menjawab happy. legaaaaa

Sesampai di rumah, kakak di tanya oleh mba nya, “masih nangis kak?”. “Masih, nangis sedikit”, kata kakak. hihihih bunda tertawa dalam hati. Besok nangis nya udah ga ada lagi ya kak….. kakak cuman diam saja…. gapapa… pokoknya hari ini sudah ada improvement

Day 4

Sejak berangkat kakak sudah sedikit merengek minta ditemani bunda di dalam kelas. Di mobil bunda pura2 ga denger apa yang kakak ucapkan dengan mengencangkan suara radio. Pagi ini untuk menghindari negosiasi dengan kakak, bunda diam saja. Sampai akhirnya tiba di sekolah. Hari ini udah bertekad, cukup antar kakak sampai gerbang. Dengan wajah penuh kekhawatiran kakak mau juga turun dari mobil. Tepat di depan gerbang, kakak mulai menangis. Oleh guru jaga di gerbang, akhirnya dipanggil Miss Tania untuk membujuk kakak. Dengan tegas bunda lepas kakak, dan langsung menuju mobil dan tidak melihat kebelakang apakah kakak menangis atau tidak. Bunda pulang ke rumah.

Siang hari saat dijemput, ternyata kakak terlihat ceria. Kakak antusias bercerita tentang apa yg dikerjakan nya tadi. bercerita bahwa dia bertemu temannya yg sama saat les di bimba. Ah leganya hati ini…. lalu bunda bertanya “Tadi nangis kak?”. “Nangis sedikit kok Bun”, hihihihih bagoeeesss

Day 5

Oke, hari ini treatment nya spertinya harus seperti kemarin. Untuk menghindari negosiasi maka bunda lebih banyak diam. Sampai di gerbang sekolah, bunda memanggil miss Tania untuk menghindari kakak menangis, krn sudah mulai merengek2. Bunda mantap jalan menuju mobil, meninggalkan kakak bersama Miss Tanis.

Saat pulang sekolah, ternyata sama seperti kemarin. Kakak terlihat ceria, senang, dan antusias menceritakan kegiatannya dikelas serta bercerita ttg teman2 nya. Aaah… bunda lega…

Senin depannya, kakak mantap mau bersekolah. sangat antusias dg seragam biru favoritnya. Dari rumah sudah bilang ke bunda kalau mau masuk kelas sendiri.

kakak seragam

Alhamdulillah… anak bunda sudah bisa berdaptasi dan doa bunda sama Allah dikabulkan, kakak sekarang sudah percaya diri. Sejak senin hingga jumat di minggu kedua, bunda hanya mengantar sampai gerbang sekolah, cium tangan, bunda cium kakak, lalu kakak masuk sendiri ke dalam. Bunda sedikit khawatir, karena setiap hari kakak harus berpindah kelas sesuai dengan tema pelajaran hari tersebut. Bunda perhatikan dari jauh, ternyata kakak sudah bisa mengatasi sendiri. Ketika ia kebingungan ia sudah berani bertanya dimana kelas yg harus ditujunya. Dan sepertinya kakak sangat menikmati dengan sistem kelas yg berpindah ini. Dia sangat antusias menceritakan kelas nya setiap hari juga guru nya yg berganti setiap hari. Malahan, sekarang pesennya kakak, bunda pulang aja, nanti jemput lagi pas pulang sekolah. hahahah….

Insya Allah, semakin pandai dan sholehah ya nak

a very proud mom

ika

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 |

~bunda yg punya penghasilan tambahan sambil online~

Memilih sekolah taman kanak-kanak

Tau-tau usianya sudah 4 tahun, sudah waktunya masuk taman kanak-kanak. Maunya sih anak seusia ini tak perlu lah mengenal kata sekolah, cukup bermain. Tapi apa daya, sistem pendidikan disini menuntut kita mempersiapkan anak sedini mungkin untuk nanti masuk ke sekolah dasar.

Tak banyak pilihan sekolah untuk kakak Zia yg aku kunjungi, karena pada dasarnya sudah tau kriteria sekolah yg mau di jadikan pilihan. Pastinya harus sekolah yg segi pendidikan agama nya baik. Akhirnya pilihan jatuh pada sekolah Islam terpadu (IT). bedanya apa sih dengan sekolah islam biasa? Bedanya adalah di jumlah bobot pelajaran agama nya. dari hasil cari2 tau, yg saya tangkap sekolah islam terpadu (IT) mempunyai bobot pelajaran agama yg sama dengan kurikulum umum. Sehingga yg biasanya kita hanya mendapat pelajaran agama 2 jam dalam seminggu, di sekolah IT jumlah jam nya akan lebih banyak.

Akhirnya setelah datang ke beberapa sekolah, pilihan jatuh ke Embun Pagi integrated islamic school, yang lokasi nya berada di kalimalang, Jakarta Timur. Sekitar 3km, 15-20 menit perjalanan dari rumah saya di Jatiwaringin. Sekolah islam yg menerapkan IT dan bernuansa internasional. Artinya si guru juga memasukkan bahasa Inggris di percakapan sehari-hari.

Bukan sekedar gaya-gaya an, tapi saya berusaha membuat anak saya cukup kompetitif dibanding anak lain. Walaupun penting juga kita memperhatikan kemampuan dan minat si anak. Kalau anaknya ga mampu atau ga minta , ga baik juag dipaksakan.

Memang dari segi waktu belajar bisa dibilang cukup lama. untuk anak TK saja sekolahnya dimulai sejak pukul 8 pagi hinga jam 1 siang. Tapi melihat cara belajar nya yg “fun” rasanya kakak Zia cukup menikmati. Setiap pulang sekolah dia akan antusias bercerita apa yg dialami di sekolah. Apalagi setiap hari kelasnya berpindha2 sesuai tema apa yg dipelajari hari itu, dan gurunya pun berbeda di setiap kelas. Mudah2an kakak makin betah di sekolah baru nya

ika

Bunda yg punya penghasilan secara online

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 |

Perjalanan 1,5 tahun ku menuju Diamond Director

Tidak terasa, tahu-tahu saya sudah di 1,5 tahun di perjalanan bisnis ku dengan Oriflame bersama jaringan paling keren dBC network. Bisnis yg ku temukan secara tidak sengaja pada 6 september 2011,  saat melihat status seorang kawan di facebook. Bisnis yg awalnya sempat saya ragukan bisa menghasilkan pendapatan disini, namun ketika mengenal dBC network mengubah semua mindset saya tentang bisnis ini.

Bisnis yang buat sebagian orang menakutkan, ga jarang ketika diajak bergabung malah merusak ” suasana pertemanan”, karena ga sedikit yg menjauh (mungkin takut dipaksa ikutan kali yaa….). Bisnis yg buat sebagian orang malas untuk mengerjakannya karena merasa repot. Namun, kenal dengan dBC network, aku merasa jauh dari takut, jauh dari repot. dBC network membantu aku menjalankan bisnis ini sehingga lebih mudah dipelajari maupun dijalankan terutama dengan fasilitas online nya yang luar biasa.

Bonus ku yg dibulan pertama bahkan tidak sampai 50 ribu tidak membuat aku berhenti. malah meyakinkan aku bahwa bisnis ini beneran, nyata, dan bisa mengubah hidupku, menggapai impian-impian ku. Bisnis yang aku mulai saat aku masih bekerja di perusahaan multinasional, mulai ga lagi memikirkan waktu luang, krn setiap waktu luang ku sempatkan untuk online. Ya… online… karena begitu mudahnya bekerja disini, cukup dengan online.

4 bulan pertama bonusku menginjak 3 juta an… aaahhhh seakan tidak percaya mendapat penghasilan sebesar itu hanya dalam 4 bulan. jumlah yg sama saat aku menerima gaji pertama ku di perusahaan tempat ku bekerja saat itu. jika dalam 4 bulan saya peningkatanya bisa berkali2 lipat, bagaimana jika aku serius mengerjakannya selama bertahun-tahun? itu yg ada dipikiran ku…. semakin meyakinkan aku, bahwa aku bisa segera menggapai impianku untuk berhenti sebagai karyawan, sehingga bisa mempunyai banyak waktu bersama kedua buah hati ku. kedua buah hati ku yang sedang berada di masa-masa “golden age” mereka… yang hanya sedikit dari waktu tersebut ygag bisa aku nikmati.

April 2012 merasakan cash award pertama ku sebesar 7 juta rupiah… aaah luar biasa…. belum genap satu tahun sudah dapat bonus dan dengan mantap aku menggunakan uang tersebut untuk perjalanan umroh pertama ku bersama suami. tentu saja tidak cukup kalau hanya dengan cash award, tapi bonusku saat ini sudah menginjak 10 juta an setiap bulan. Yes…. my business growing a lot ! Alhamudillah….

dari ca 7jt

Juli 2012, kembali merasakan timpukan duit cash award… kali ini dengan jumlah yg lebih besar, 2x lipat dari yg pertama, yes… 14 juta… aaah tak terbayangkan rasanya…. ini bukan semata-mata kebahagiaan mendapat uang tersebut… tapi pembuktian pada mereka yang suka ngenye dan nyinyir… jadi buat kamu …. jagan khawatir klo di sindir2 orang… aku udah kenyang…. mau yang nyindir, ngomong di belakang ataupun langsung frontal udah ngerasain banget. Alhamdulillah masih sehat wal afiat kok sampe sekarang 🙂

20130501_161147

Walaupun masih ada yang suka menyindir namun kali ini sudah mulai berkurang… yaa aku tetap melaju, tetep rajin, tetep semangat belajar dan action. karena apapun pilihan bisnis mu ga akan menghasilkan apa2 jika kamu hanya diam dan duduk manis. Tidak ada tuh istilah “uang jatuh dari langit”. Dan Agustus 2012, alhamdulillah aku mendapat cash award ketiga sejumlah 21 juta. cash award yg kedua dan ketiga ku jadikan DP buat mobil pertama ku yang sengaja ku cicil untuk mama ku…. sebuah mobil march berwarna merah… Mama… doakan anak mu ini biar lebih sukses ya… biar bisa kasih lebih banyak buat mama dan orang2 lain yg membutuhkan… hanya itu doa dan pintaku.

21 juta

Segala puji dan syukur ku hanya untuk Allah, terima kasih ku untuk suami, orang tua, keluarga, dan semua tim hebat yg aku miliki. Kerja keras mereka, pencapaian2 mereka, dan kerjasama yg luar biasa membuat aku bisa kembali mendapat reward dari Oriflame. Februari 2013, cash award 28 juta dan mendapat 2 tiket gratis perjalanan ke Dubai aku terima. Tiket gratis, dengan seijin suami ku beri buat mama ku… yaaa perjalanan ke luar negeri gratis pertama kali… dari Oriflame…

28 juta

hari ini…. saya menulis disini…. sedang masa kualifikasi bulan 3 untuk mencapai level Diamond Director. Level prestige pertama di Oriflame, karena si empunya titel akan mendapat cash award sebesar 42 juta dan sebuah Honda CRV

Ya Allah… lancarkan lah perjalanan ku… mudahkanlah semua tim hebat ku untuk mencapai target yg mereka buat.

Kesuksesan itu datang nya dari diri sendiri, dari motivasi yg kuat, dari impian yg besar.

jika teman2 mau sukses tanya dulu kepada diri sendiri, apakah memang benar2 ingin sukses?

apakah punya motivasi yg besar?

apakah punya impian yg luar biasa?

karena jika tidak, maka teman2 akan setengah2 menuju tangga kesuksesan teman2…

 

cheers

ika

 

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 |
~bunda yg punya penghasilan tambahan sambil online~

Visa On Arrival ke Oman

Waktu denger suamiku mau seminar di Oman, dia langsung confirm buat ajak istrinya. Mungkin takut garing kali yaaa di Oman sendirian. Jadilah kita mulai nyari-nyari tiket paling murah termasuk cari info tentang visa. Mulai googling kesana kemari, cari telp kedutaan Oman, dan nanya juga ke steering committee yg ngadain seminar.

Dari semua nya jawabannya sama, visa bisa di bikin dari Jakarta atau pun saat kedatangan disana atau biasa kita kenal dengan Visa on Arrival (VOA). Namun, karena kita ga pede, takutnya sampe airport Oman kita di deportasi, maka kita mulai nanya-nanya ke kedutaan Oman di Jakarta untuk prosedur pembuatan visa di Jakarta.

Pertama suami udah telp, tapi dia bilang ga jelas nih info nya. Maka disuruh lah saya buat telpon juga. Telpon pertama gagal karena orang yang berurusan dengan visa tidak di tempat. Satu jam kemudian saya menelpon lagi, aha…. ternyata baru ngerti kenapa suamiku bilang info nya ga jelas. Ternyata si orang yg nerima telpon nya ga ngerti saat ditanya-ditanya. Saat saya telpon, dia cuman bilang aku disuruh masuk ke web http://www.rop.gov.om/. Lalu saya disuruh isi aplikasi disitu, dan menunggu persetujuan dari kedutaan. Jika sudah mendapat persetujuan, saya disuruh datang ke kedutaan Oman di Jakarta untuk di cap passport nya dan bayar 700 ribu rupiah.

Ketika saya masuk ke dalam web tersebut dan mulai mengisi daftar isiannya, saya menemukan kesulitan untuk menulis data sponsor yang mengundang, karena saya datang sebagai turis. Begitu pula dengan suami, yang walaupun diundang namun sponsor yg mengundang bukan bertempat tinggal di Oman. Akhirnya telpon balik ke kedutaan Oman di Jakarta. Again, doi lagi yang angkat telpon dan saya mulai bertanya bagaimana saya harus mengisi data isian tersebut.  Sungguh mengecewakan orang tersebut tidak mengerti apa-apa dan malah berulang kali hanya bilang “sudah isi saja data yang diminta atau bikin aja visa saat tiba di Oman”, bahkan dengan nada yang tidak menyenangkan (mungkin ini saya yang terlalu sensitif kali yaaaa). Lah, gimana mau mengisi, saya ini ga paham, mau nanya malah dijawab begitu.  Akhirnya daripada ribut saya tutup telponnya

Sepakat dengan suami kita berangkat tanpa visa, karena hasil googling sebagian besar mengatakan untuk ke Oman bisa dengan Visa on Arrival. Saat check in di Soekarno-Hatta sempat ditanya apakah kami tidak punya visa, dan saya bilang bahwa bisa dengan visa on arrval. Setelah petugas tersebut mengecek ulang, diinfokan bahwa ternyata bisa Visa on Arrival dan tinggal bayar saja sesampai di bandara Oman.

Setelah transit di Qatar selama 4 jam, akhirnya tibalah kami di Muscat International airport, Oman. Turun dari bandara, saya menuju counter Travelex. Di counter ini kita bisa membeli visa sekaligus menukar uang. Untuk visa turis selama 10 hari hanya membayar 5 real Oman, dan 30 hari membayar 20 real Oman. huaaa ternyata jauh lebih murah dan pastinya mudah sekali prosesnya. setelah membayar 5 real Oman saya mendapat struk. lalu saya tinggal menunjukkannya ke bagian imigrasi untuk di cap passport nya.

Welcome to Muscat, Oman !

muscat

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 |
~bunda yg punya penghasilan tambahan sambil online~

Fokus pada kekuatan by Krishnamurti

Ada 2 orang bapak sedang mengambil raport. Raport kedua anaknya sama. Seluruh nilai 8 kecuali nilai bahasa inggris 9 dan matematika nya 5. Setelah mengambil raport, bapak pertama mencari tempat les matematika terbaik Sedangkan bapak kedua malah mencari tempat les bahasa inggris terbaik.

Di semester berikutnya, kedua bapak ini kembali lagi bertemu. Dan hasilnya…

Anak dari bapak pertama, nilai bahasa inggrisnya tetap 9, dan matematika nya 6 Anak dari bapak kedua, nilai bahasa Inggrisnya 10, dan matematika nya 6

 Artinya apa? Ketika kita fokus pada kekuatan kita, maka kita bisa memaksimalkan kekuatan kita tersebut shg hasilnya lebih cemerlang.

Efek yg kedua, ketika anak tersebut di ikutkan les bahasa inggris, krn dia sangat menyukai pelajaran tsb, maka membuat perasaan dia menjadi senang. Aura perasaan senangnya ini ikut terbawa walau hrs masuk kelas matematika. Tanpa disadari, perasaannya senang nya tersebut malah memudahkan ia mengikuti pelajaran yg lain

Bayangkan si anak pertama tadi. Ketika ia di les kan matematika, perasaannya makin tidak senang. Krn dia tdk suka pelajaran tsb, dan dia terpaksa hrs ikut pelajaran tambahan. Akhirnya dia tidak bs memaksimalkan potensi dia yg lain.

 Yuk mulai cari tau dimana kekuatan kita.

cheers

ika

Cari penghasilan dari rumah? www.penghasilanbunda.com