Category Archives: Jalan-jalan

Gold Cruise (part 1, Nice, Perancis dan Monte carlo, Monaco)

Agustus 2014

Boro2 ngebayangin pergi ke Eropa. Liburan ke negara tetangga sesama Asia Tenggara aja belum tuntas. Tapi jika Allah menghendaki, maka kita sebagai umat Nya hanya bisa pasrah. Klo yang ini sih pasrah seneng, wong akhirnya untuk kesekian kali jadi traveller “gretongan”. Yes… ini adalah perjalanan gratis keluar negeri yang ketiga yang saya dapat dari Oriflame. Bisnis multi level marketing yang saja jalankan sambil ONLINE. iyaaa ONLINE doaaang, modal hp ama laptop. oke… sekarang saya ga mau cerita ttg bisnis nya, tapi mau cerita jalan2nya.

Jadi kali ini saya mendapat kesempatan untuk jalan2 ke 3 negara sekaligus di Eropa, Spanyol, Perancis, dan Itali, dengan menggunakan kapal pesiar dari perusahaan Royal Caribbean bernama Liberty of the Seas.IMG_7461hal yang paling bikin saya mellow berat dalam perjalanan kali ini adalah saya ga cuman pergi bareng suami saya… tapi kali ini saya bisa berkesempatan pergi dengan sahabat saya Media.

Kami ini pemimpi… saya kere dulu kita pernah backpacker ke negara tetangga Malaysia dan Singapura, ala ala backpacker. Makanya ketika kami bisa menginjakkan kaki di bumi Eropa berdua, rasanya seperti dikasih hadiah oleh Allah… Maka nikmat Tuhan mana yang engkau dustakan

IMG_8067

Persinggahan pertama dari perjalanan cruise ini adalah kota Marseille, sayang nya kami tidak sempat berjalan2, karena harus mengikuti conference yang diadakan di kapal.

Continue reading

Advertisements

Cape Town, AFrika Selatan (part 2)

18 – 26 Januari 2014

Perjalanan di Cape Town berikutnya, kami mengunjungi icon Cape Town, yaitu Table Mountain. Gunung yang bagian puncaknya datar seperti meja. Pemandangan dari atas sana, merupakan pemandangan terbaik untuk melihat hebatnya ciptaan Allah SWT.

1505362_543501965745527_245764247_n IMG_5433

Continue reading

Cape Town, AFrika Selatan (part 1)

18 – 26 Januari 2014

Perjalanan ke luar negeri buat saya adalah perjalanan mewah. Yups… saya bukan anak orang kaya, dan saya pun bukan karyawan kantoran dengan gaji puluhan juta yang bisa punya tabungan khusus untuk liburan ke luar negeri. Saya hanyalah traveller “gretongan”, alias jalan2 gratis

Oriflame ternyata bukan hanya memberikan income buat saya, tapi juga memberi saya reward kesenangan / jalan-jalan yang bahkan tidak saya bayangkan sebelumnya. Kali ini saya akan berbagi cerita perjalanan saya di Afrika Selatan, tepatnya di Cape Town.

Slide1

 

Continue reading

Dubai, perjalanan gratis pertamaku

23 – 27 Agustus 2013

2 tiket perjalanan gratis ke Dubai, resmi di tangan…. kok bisa? yeeeppp, reward atas kerja cerdas ku di Oriflame bersama d’BC network. Perjalanan luar negeri pertama yang didapat dan insya Allah menyusul perjalanan2 berikutnya 2x setahun sebagai Diamond Director.

unnamed

Kali ini mengajak mama untuk menemani liburan ini… Dengan maskapai Emirates membawa kami dari Soekarno Hatta di Jakarta menuju bandara Internasional Dubai. Perjalanan memakan waktu sekitar 7 jam. Disuguhi pemandangan bandara yang besar, modern, dan teratur aku melihatnya tak ubahnya seperti mall karna banyaknya toko disana. jangan kalapppp, krn pasti di Dubai akan banyak yg lebih menarik2 isi dompet. hehheeh

Continue reading

Visa On Arrival ke Oman

Waktu denger suamiku mau seminar di Oman, dia langsung confirm buat ajak istrinya. Mungkin takut garing kali yaaa di Oman sendirian. Jadilah kita mulai nyari-nyari tiket paling murah termasuk cari info tentang visa. Mulai googling kesana kemari, cari telp kedutaan Oman, dan nanya juga ke steering committee yg ngadain seminar.

Dari semua nya jawabannya sama, visa bisa di bikin dari Jakarta atau pun saat kedatangan disana atau biasa kita kenal dengan Visa on Arrival (VOA). Namun, karena kita ga pede, takutnya sampe airport Oman kita di deportasi, maka kita mulai nanya-nanya ke kedutaan Oman di Jakarta untuk prosedur pembuatan visa di Jakarta.

Pertama suami udah telp, tapi dia bilang ga jelas nih info nya. Maka disuruh lah saya buat telpon juga. Telpon pertama gagal karena orang yang berurusan dengan visa tidak di tempat. Satu jam kemudian saya menelpon lagi, aha…. ternyata baru ngerti kenapa suamiku bilang info nya ga jelas. Ternyata si orang yg nerima telpon nya ga ngerti saat ditanya-ditanya. Saat saya telpon, dia cuman bilang aku disuruh masuk ke web http://www.rop.gov.om/. Lalu saya disuruh isi aplikasi disitu, dan menunggu persetujuan dari kedutaan. Jika sudah mendapat persetujuan, saya disuruh datang ke kedutaan Oman di Jakarta untuk di cap passport nya dan bayar 700 ribu rupiah.

Ketika saya masuk ke dalam web tersebut dan mulai mengisi daftar isiannya, saya menemukan kesulitan untuk menulis data sponsor yang mengundang, karena saya datang sebagai turis. Begitu pula dengan suami, yang walaupun diundang namun sponsor yg mengundang bukan bertempat tinggal di Oman. Akhirnya telpon balik ke kedutaan Oman di Jakarta. Again, doi lagi yang angkat telpon dan saya mulai bertanya bagaimana saya harus mengisi data isian tersebut.  Sungguh mengecewakan orang tersebut tidak mengerti apa-apa dan malah berulang kali hanya bilang “sudah isi saja data yang diminta atau bikin aja visa saat tiba di Oman”, bahkan dengan nada yang tidak menyenangkan (mungkin ini saya yang terlalu sensitif kali yaaaa). Lah, gimana mau mengisi, saya ini ga paham, mau nanya malah dijawab begitu.  Akhirnya daripada ribut saya tutup telponnya

Sepakat dengan suami kita berangkat tanpa visa, karena hasil googling sebagian besar mengatakan untuk ke Oman bisa dengan Visa on Arrival. Saat check in di Soekarno-Hatta sempat ditanya apakah kami tidak punya visa, dan saya bilang bahwa bisa dengan visa on arrval. Setelah petugas tersebut mengecek ulang, diinfokan bahwa ternyata bisa Visa on Arrival dan tinggal bayar saja sesampai di bandara Oman.

Setelah transit di Qatar selama 4 jam, akhirnya tibalah kami di Muscat International airport, Oman. Turun dari bandara, saya menuju counter Travelex. Di counter ini kita bisa membeli visa sekaligus menukar uang. Untuk visa turis selama 10 hari hanya membayar 5 real Oman, dan 30 hari membayar 20 real Oman. huaaa ternyata jauh lebih murah dan pastinya mudah sekali prosesnya. setelah membayar 5 real Oman saya mendapat struk. lalu saya tinggal menunjukkannya ke bagian imigrasi untuk di cap passport nya.

Welcome to Muscat, Oman !

muscat

Ika Merseana | facebook: Ika Merseana | www.penghasilanbunda.com | ikamerseana.wordpress.com | 08161409698 |
~bunda yg punya penghasilan tambahan sambil online~